Hasil Pilbup di Warga 21

 Bewara : “Hasil Penghitungan suara pemilihan Bupati Bandung Barat di Warga 21”.

Minggu, 8 Juni 2008, di TPS 9 – RW 21, pkl. 14.00 telah selesai penghitungan suara pemilihan Bupati Bandung Barat. Pasangan Agus Yasmin + Haris Yuliana (Ahlina) = 339,  Abubakar S. + Ernawan (Sae) = 99,  dan tidak sah 17. Hasil penghitungan suara ini selanjutnya disampaikan kepada KPPS Desa Tanimulya untuk proses lanjut.

Atas partisipasi seluruh Warga 21, serta relawan Warga 21 yang telah bertugas di TPS 9 yang terdiri dari Bapak-bapak : Jaetun, Yana Karyana, Hamsani, Ono Suryono, Tukiran, Rofik Rophan, Dikdik I., Nugraha Tamimi, Mastur,  dan Hajar Aswandi di TPS 8 ; disampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga Alloh SWT membalas dengan pahala dan balasan yang berlipat ganda. Serta semoga dedikasi kita menyukseskan hajat demokrasi Bandung Barat ini, mendapat perhatian yang semestinya dari Bupati terpilih untuk memberikan kemanfataan kepada Warga 21 khususnya – Warga KBB umumnya ; sebagaimana janji-janji  yang telah mereka utarakan sewaktu kampanye.

Kita tunggu hasil penghitunganh suara seluruhnya dari KPU Kab. Bandung Barat, majulah Warga 21…

Salam,

Ka. RW 21.

 

4 Balasan ke Hasil Pilbup di Warga 21

  1. ryangunung mengatakan:

    Pak RW..

    Dibalik kesuksesan acara PILKADA Bandung Barat,
    kita patut prihatin atas peran warga dalam memenuhi kewajibannya terbukti dengan jumlah kehadiran yang sangat sedikit 61%, berikut saya tabel kehadiran :

    JUMLAH WARGA RW 21 YANG DATANG

    DPT HADIR TIDAK HADIR PERSENTASE
    RT 1 188 99 89 53%
    RT 2 116 67 49 58%
    RT 3 154 92 62 60%
    RT 4 124 97 27 78%
    582 355 227 61%

    Saya tidak tahu apakah akan tambah berkurang atau ..???, kalau dalam 2 bulan kedepan bilamana ada pemilihan lagi…saya yakin kehadiran akan lebih sedikit…

    Maaf bukan bermaksud mengecilkan partisipasi warga yang datang….tapi itu kenyataanya….

  2. rw021 mengatakan:

    Tidak usaha berkecil hati, karena adagium politik menyatakan bahwa “pasar politik sulit diterka”… Kembali ke hati nurani dan pasrtisipasi berwarganegara.. Memilih baru sebatas hak, tidak merupakan kewajiban…

  3. Andi 05 mengatakan:

    Setuju Pak RW, Jujur saya juga pada saat pelaksanaan Pilbub tidak memilih, Padahal saya Petugas di TPS, Alasan saya tidak memilih sederhana saja pak, Gak mau pilih ucing dalam karung……He…hee…Sorrry Bob.

  4. rw021 mengatakan:

    Oke… Coba juga lihat tulisan terbaru untuk analisa hal ini ; “Wacana : Risiko Demokrasi Pilbup, Hikmah Bagi Warga 21” – di kolom bewara warga atau kolom opini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: